Indonesia Blogger Community

Komunitas Blogger Indonesia

    Cerita - cerita


Alex Lucas


Posts : 67
16 January 2009 10:47
 

BIHUN & INDOMIE

Bihun sangat iri hati terhadap Indomie. Setiap kali bertemu di

supermarket mereka tidak pernah bertegur sapa, bahkan Bihun sering

mengolok-olok Indomie di depan umum, "Dasar kribo jelek hiiih,

mentang-mentang kuning & gemuk aja orang-orang lebih suka sama dia,

nggak tau malu."

Hari-hari berlalu dengan semakin menumpuknya rasa kebencian. Indomie

tetap adem ayem, tidak peduli Bihun mau bilang apa. Pikir Indomie,

"Kafilah menggonggong, gue berlalu aah..."

Suatu hari di supermarket muncul barang baru bernama Spaghetti. Saking

tidak kuat menahan emosi, Bihun berlari dari raknya dan memukuli

kepala Spaghetti sambil berteriak, "Jangan kira gue enggak ngenalin

elu ya!! Meskipun di-bonding begitu, gue tetep tau elu si kribo jelek

itu !!!"

 

 

LETAK

Dodo sepulang dari sekolah bercerita pada babenya yang nggak pernah

sekolah "Be..tadi aye dimarahin ama pak guru."

"Emang loe salah ape Do.."

"Tadi aye kagak bisa jawab pertanyaan pak guru."

"Emang loe ditanye ape..?"

"Pak guru tanye dimana letaknya Washington.. "

"Mangkenye Do.. laen kali kalo' loe naroh sesuatu jangan ampe lupe

letaknye."

 

 

KUCING

Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketika

istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya jadi lebih

perhatian pada kucingnya daripada dirinya.

Suatu hari Budi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara

diam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar

sebentar dan dibawanya si kucing.

Setelah Budi bermobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing

tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di

sana. Budi heran campur berang.

Sore harinya ia pergi lagi. Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh

lagi. Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut

telah berada di sana.

Budi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapi tetap

saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.

Suatu hari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi juga

berputar-putar dulu. Budi belok kanan, belok kiri, belok kanan, belok

kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang

dibawanya. Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya.



Go To Top